NUNI Presidential Forum and Annual Meeting 2026: Memperkuat Sinergi Perguruan Tinggi untuk Kolaborasi Berdampak dan Berkelanjutan
Surabaya, Oktober 2026 — Jejaring Perguruan Tinggi Nusantara (Nationwide University Network in Indonesia atau NUNI) menyelenggarakan kegiatan tahunan NUNI Presidential Forum, Annual Meeting 2026 pada 10–13 Oktober 2026, dengan Universitas Surabaya (UBAYA) sebagai tuan rumah dan Universitas Kristen Petra sebagai co-host. Tema utama kegiatan ini yaitu Driving Sustainable Development Goals (SDGs): Shaping Sustainable Urban Village, Healthy Living, and Green Innovation for Resilient Communities. Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan dari 18 universitas anggota NUNI. Acara dibuka oleh Bapak Dr. Ir. Benny Lianto, MMBAT selaku Rektor Universitas Surabaya, yang menyatakan bahwa melalui Presidential Forum, para pimpinan perguruan tinggi ditantang untuk terus merumuskan arah strategis pendidikan tinggi ke depan dan memberikan dampak bagi bangsa dan negara. Sambutan juga diberikan oleh Dr. Nelly, S.Kom., M.M. selaku Ketua Dewan kemitraan NUNI (Rektor Universitas Bina Nusantara). Dalam sambutanya beliau mengajak semua universitas anggpta untuk memperkuat kemitraan yang tidak berhenti pada kesepakatan atau hubungan kelembagaan semata. Kita perlu memastikan bahwa setiap kemitraan dapat diterjemahkan menjadi program yang nyata, terukur, dan berkelanjutan.


Kegiatan ini menjadi wadah bagi universitas anggota NUNI untuk memperkuat kolaborasi, mengevaluasi pelaksanaan program jejaring, serta mengembangkan kerja sama strategis melalui empat pilar utama NUNI, yaitu Mobilitas Mahasiswa, Mobilitas Dosen dan Tenaga Kependidikan, Riset dan Inovasi, serta Reputasi Global. Melalui Presidential Forum, para pimpinan perguruan tinggi berdiskusi mengenai arah pengembangan jejaring, tantangan pendidikan tinggi, serta peluang kolaborasi strategis dalam menghadapi dinamika global. Sementara itu, Annual Meeting menjadi momentum untuk meninjau capaian program, mengidentifikasi tantangan, serta menyelaraskan rencana kerja guna memperkuat kontribusi NUNI bagi institusi anggotanya.
Salah satu agenda utama dalam rangkaian kegiatan ini adalah Panel Interaktif Tingkat Rektor bertajuk “From Lab to Life: Reengineering Impactful Research”. Sesi ini membahas pentingnya memastikan bahwa penelitian perguruan tinggi tidak hanya menghasilkan luaran akademik, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Panel menghadirkan lima pimpinan perguruan tinggi sebagai narasumber, yaitu Dr. Nelly, S.Kom., MM (Rektor Universitas Bina Nusantara); Dr. Ir. Benny Lianto, MMBAT (Rektor Universitas Surabaya); Prof. Widodo, S.Si., M.Si., Ph.D., Med.Sc. (Rektor Universitas Brawijaya); Dr. Efa Yonnedi, S.E., MPPM, Akt., CA, CRGP. (Rektor Universitas Andalas); serta Ir. R. Setiawan Aji Nugroho, S.T., M.Comp.IT., Ph.D. (Rektor Universitas Katolik Soegijapranata). Diskusi dipandu oleh Ibu Leenawaty Limantara, Ph.D., Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Kristen Petra.


Dalam diskusi tersebut, para narasumber membahas kriteria untuk mengukur dampak penelitian terhadap masyarakat, termasuk bagaimana memastikan hasil riset dapat diterapkan dan memberikan manfaat di luar lingkungan akademik. Selain itu, panel juga menyoroti pentingnya pergeseran pendekatan pendanaan penelitian dari yang berorientasi pada output menuju impact, tanpa mengesampingkan standar dan kualitas akademik.
Penyelenggaraan kegiatan di Surabaya dengan dukungan Universitas Surabaya sebagai tuan rumah dan Universitas Kristen Petra sebagai co-host mencerminkan semangat kolaborasi dan komitmen bersama universitas anggota NUNI dalam menghadirkan program yang bermanfaat bagi institusi, dosen, dan mahasiswa. Melalui NUNI Presidential Forum and Annual Meeting 2026, NUNI terus memperkuat sinergi antaruniversitas anggota serta mendorong kolaborasi berkelanjutan dalam bidang pendidikan, penelitian, dan inovasi. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kontribusi perguruan tinggi terhadap masyarakat sekaligus memperkuat daya saing pendidikan tinggi Indonesia di tingkat global.


Comments :